Advertisement
Keuangan & Bisnis4 min•2026-10-29•Compute-Hub Business Editorial

Margin Laba vs. Markup: Perbedaan Kritis dalam Bisnis

Mengapa menyamakan margin dan markup menyebabkan salah menetapkan harga jual dan kerugian arus kas bisnis.

Key Takeaways
  • Margin Laba didasarkan pada Pendapatan/Harga Jual: Margin = (Laba / Harga Jual) × 100.
  • Markup didasarkan pada Biaya Pokok (HPP): Markup = (Laba / Modal) × 100.
  • Markup 50% hanya menghasilkan Margin Laba 33,3%—jangan pernah menganggap keduanya sama!
  • Untuk mencapai margin target 40% pada produk berharga modal Rp60.000, Anda harus menetapkan harga jual Rp100.000, bukan Rp84.000.

Try the Live Calculator

Kalkulator Margin Keuntungan & Markup Penjualan — Free instant simulation

Open Calculator

Perbedaan Utama Dijelaskan

Margin Laba (Profit Margin) menghitung persentase dari total harga jual yang Anda pertahankan sebagai laba kotor. Markup menghitung berapa persentase yang Anda tambahkan di atas biaya modal produk untuk menentukan harga jual. Kesalahan umum pengusaha pemula adalah menambahkan markup 25% tetapi mengharapkan margin laba 25%.
Mathematical Formula:Margin = (Harga - Modal) / Harga | Markup = (Harga - Modal) / Modal
💡 Practical Real-World Example:Modal = Rp100.000, Harga Jual = Rp150.000. Laba = Rp50.000. Markup = (Rp50.000 / Rp100.000) = 50%. Margin = (Rp50.000 / Rp150.000) = 33,3%.
Advertisement
Frequently Asked Questions

FAQ: Margin Laba vs. Markup: Perbedaan Kritis dalam Bisnis

Bagaimana cara menghitung harga jual dari target margin laba?

Harga Jual = Modal / (1 - Target Margin). Contoh: modal Rp50.000 dan target margin 40%: Rp50.000 / (1 - 0,40) = Rp50.000 / 0,60 = Rp83.333.

Related Guides in this Category

Explore more practical calculation guides in Keuangan & Bisnis.

View all →